Jumat, 29 Mei 2020

BEFORE COVID-19 MEWABAH DUNIA

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Hai,,,

Salam Sehat Sejahtera selalu...

semenjak pandemi melanda dunia, termasuk Indnesia di dalamnya, kekacauan melanda semua asepk, yang mana semua orang harus tetap waspada dan mengikuti anjuran pemerintah demi keselamatan bersama dalam menjaga yang paling utama, yaitu kesehatan.

disini saya tidak membahas tetang pandeminya, akan tetapi di tahun ini penuh  dengan sejarah dan kita berharap semoga pandemi ini cepat berlalu... aamiin...

jadi disini aku ingin bercerita betapa beruntungnya aku dan teman-temanku bisa menyambangi patung singa milik tetangga sebelah di bulan November 2019 lalu, dan waktu itu tidak menyangka juga ternyata di awal tahun 2020 masuk sebuah wabah berupa virus covid-19 yang menyerang kota Wuhan, China.

Foto bersama di Marina Bay Sands, Singapura 

Kiri, Mochamad, Suryana, Hendrian, Elizia, kita berfoto bersama setelah siangnya menjelajah sebagian tempat wisata di sana, yang pasti dengan tanpa biaya, alias gretongan(Red;Gratis), hahaha...

kita pergi kesana awalnya sih karena ada keinginan kuat untuk mencoba traveling keluar negeri dengan biaya yang terjangkau, dan terpilihnya singapura, karena memang jaraknya yang dekat dan banyak destinasi yang bisa di jangkau, memang negara singapura merupakan negara kecil tidak terlalu luas, bahkan lebih besar jakarta, jika di bandingkan.

disana kita memakan waktu 3 hari, yang mana kita puas puasin menjelajah ketempat yang sudah kita atur sebelum keberangkatan, jika ingin ke tempat yang kita tuju, karena jika tidak hal itu sangat berpengaruh dengan biaya untuk transportasinya, ya kita kesana karena modal niat dengan bajet yang memang sudah di takar. Seru sih ketika kita sampai disana, apalagi aku baru pertama kali naik pesawat rasanya seperti di bawa terbang, ya jelaslah kan naik pesawat.





jadi ketika kita sampai di sana hal yang kita lakukan ialah mengambil Bagasi dan itu luar biasa aga pusing karena bandara terbaik Dunia saking bagusnya ia kan. tapi ada perasaan deg degan, karena salah satu teman kita di tahan di ruang migrasi, namun akhirnya tidak masalah, hanya karena mungkin ya, namanya yang sering di pakai. singkat cerita kita membeli kartu perdana di sana, dan ini memakan waktu sangat lama sekali sampai muter muter bandar di jalur yang sama, rasanya kaki ini sudah tidak sanggup lagi untuk berjalan ingin rasanya ketemu kasur dan rebahan.

dan akhirnya ketemu juga, karna jika disana tanpa jaringan internet dan komunikasi, wah bisa gawat, kesasar di negeri orang, bisa gak pulang nantinya...

sampai larut malam disana kita lanjut ke tempat penginapan, di kampung arab, kalau saja teman kita laki semua kita lebih baik nyewa hotel isinya bersamaan, karena ada teman kita yang perempuan jadi memilih untuk tempat kosan yang terpisah antara laki laki dan wanita.

selama disana kita memuaskan hari-hari kita seolah tanpa jeda dan langkah kaki tak ingin berhenti, karena memanfaatkan momen yang mungkin jarang sekali bahkan belum pernah sebelumnya, dan rasa senang luar biasa karena akhirnya bisa menyambangi sebuah Negara.

dan tibalah di hari terakhir, sebagai pelancong pasti tidak akan terlewatkan yang namanya membeli buah tangan has singapura, yakni gantungan kunci, dan coklat. dan ternyata di sana keperluan Rumah tangga juga murah dan bahkan kita menemukan salah satu toko yag menjual coklat lebih murah dari toko lainnya. sampai khilaf sehingga lupa barang barang tersebut akan disimpan dimana.

dan akhirnya teman kita membeli koper baru, dan bergegaslah kita ke bandara untuk pulang ke Jakarta Indonesia. namun ada hal yang perlu aku ceritakan sedikit sebelum tulisan ini aku akhiri, di sana(singapura) aku tidak menemukan sampah dan bersih sekali, bahkan saat berjalan di trotoar jalanpun, tidak ada polusi yang dihasilkan oleh kendaraan yang biasa aku alami di jalan-jalan jakarta atau kota lainnya. di sana luar biasa bersih, dan futuristinya. kerenlah.

lalu saat memalui pemeriksaan migrasi singapura salah satu teman kita barang belanjaannya di taruh di tas, seperti minyak rambut atau sejenis gel, dan itu di larang masuk kedalam kabin, harusnya masuk ke bagasi, alhasil di sita lah, sedih sih, tapi mau bagaimana lagi..


dan istirahatlah kita di pesawat menggunakan maskapai kebanggaan singapura yaitu SingapurarAirline, dimana kita naik pesawat itu hanya membelinya dengan harga Rp 200.000;- Pergi dan Pulang, beruntunya kita rasa itu. hanya saja biaya makan disana lumayan menguras kantong.

mungkin cukup sekian cerita saya kali ini, terimakasih juga buat kamu yang sudah mampir dan membaca sampai selesai, kamu termask orang hebat.
😍😍😇
salam hangat penulis

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh


Selasa, 26 Mei 2020

Perbedaan Hari terakhir Puasa dan 1 hari Pasca Lebaran (atau cuma aku aja)

Jadi awalnya aku merasa bahwa aku bisa melakukan hari-hari yang selama bulan ramadhan itu terasa berat banget buat aku, apalagi Ramadhan kali ini itu semakin terasa berat karena di landa Pandemi Covid - 19 dimana aktivitas setiap orang di batasi dan agak penat juga apa-apa yang kita lakuin serba di rumah dan terbatas.

karena kepikiran terus di dalam benak ini, ingin rasanya di tuliskan melalui blog ini supaya punya kenangan, biar nanti suatu saat bisa liat liat dan baca blog ini lagi, karena di tahun ini penuh dengan bala bencana dari masuknya awal tahun 2020.

selama bulan Puasa dari segi ibadah di haruskan di rumah saja, seperti Tarawih, tadarusan bahkan solat ied pun di rumah, ya walaupun begitu kita harus tetap menjalankan ibadah dengan Khusyu dan Niat yang kuat. aku merasa rasa penat begitu menumpuk dalam benak, karena yang namanya makhluk sosial pastilah kita membutuhkan sosialisasi dengan makhluk lainnya di luar rumah.

singkat cerita dari pola makan aku tidak seperti puasa sebelumnya, ya aku hanya makan benar benar dua kali saat Buka Puasa dan Sahur, tidak ada makan di luar, buka puasa bersama, atau sekedar cemilan dan minum Es, tapi itu semua rasanya beda banget, dan segitu pun sudah terasa cukup, bahkan dengan makan ukuran sedang bisa di bilang setengah porsi dari biasanyalah, dan itu rasanya sudah kenyang sekali, bagaimana di tambah dengan lainnya, dan itu tidak makan lagi sampai menjelang sahurpun makan setengah porsi rasanya sudah kenyang. itu mungkin yang namanya bulan spesial, dan Allah langsung yang ngasih Pahala, seperti biasa di awali niat ketika puasa, maka puasa itu akan berjalan lancar. dan aku ngerasan saat itu semuanya terasa berat dan begitu cepat seperti tidak ada jeda untuk bersantai sebentar, padahal disitulah nikmatnya Puasa ya dimana kita semua berlomba-lomba dalam melakukan amal kebaikan yaitu beribadah. 

dan akhirnya sampailah di penghujung ramadhan, aku sendiri rasanya sedih, berat, campur aduk lah, gimana tidak, karena rasa hawatir pasti ada, ketika tahun depan kita tidak dapat bertemu lagi. karena di bulan ramadhan itu benar-benar apa ya, aku ngerasanya seperti Allah itu benar - benar lagi ngajak hambanya buat banyakin beribadah dimana pahalanya di lipatgandakan dari ibadah di bulan  biasa, dan merasa bahwa Allah lagi meluk aja, itu persi yang aku rasain, terus selepas ramadhan selang lebaran idul fitri, semuanya berubah derastis, seperti kelelahan dan pola makan jadi berubah, bahkan tak heran jika ada sebagian orang yang sakit sehabis puasa sebagian orang ya, karena tidak mengatur pola makan, yang berlebihan. 

kalau yang aku rasa setelah lebaran itu rasanya, seperti tidak ada lagi rangkulan, pelukan, kasih yang melebihi bulan ramadhan, dimana siang dan malamnya selalu di iringi ibadah dari segala aspek, seperli sosial, lingkungan tempat tinggal televisipun semuanya bernuansa islami, jadi semangat ibadah itu terasa sekali.

semenjak H+2 barulah aku berfikir bahwa sesulit, seberat, apa yang aku jalani di bulan puasa kemarin tidak lebih berat dari pada hari esok yang aku hadapi rasanya sulit, dan cuma satu yang tidak boleh di lepas, yakni kebiasaan kita selama di bulan ramadhan, karena bulan ramadhan adalah bulan pengasahan, bulan edukasi, bulan pendidikan, untuk menghadapi 11 bulan yang akan datang, ya karena aku sendiri merasa, yang tadi nya jam 3 itu terasa aman nyaman, sekarang terasa horor, yang malamnya aku merasa terganggu karena bisingnya suara suara yang masih terdengar tapi itu lebih baik di banding kesunyian setelahnya, biasanya kita dengar itu suara tadarusan di masjid/mushola. tapi sekarang sudah sepi dan menunggu 11 bulan lagi.

dan merasa pola makan jadi tidak terkontrol dan anehnya, saat puasa makan dengan porsi setengahpun kekuatan itu bisa bertahan lebih dari biasanya, nafsupun terkontrol dan terjaga, akan tetapi setelahnya, pola makan berantakan harus di install ulang atau di atur lagi,,,, padahal pagi sudah sarapan, tapi rasa lapar selalu menghantui untuk makan dan makan. rasa nya sungguh berat menghadapi 11 bulan kedepan, tapi mau bagaimana lagi kita harus siap melakukannya.


terimakasih buat kamu yang sudah mampir dan membaca tulisan ini,
salam moca

Sabtu, 16 Mei 2020

Di Masa Usia ... Pasti akan atau telah melewati fase ini...

Sebelumnya saya bertanya dengan anda, apakah anda pernah melewati atau bahkan belum dan akan melewati fase ini, yah bisa mungkin dan bisa tidak, kenapa bisa seperti itu, entahlah mungkin ini hanya kegalauan seorang manusia yang memang sedanh mencai jati dirinya sebagai seorang manusia yang menginginkan kebahagiaan dalam hidupnya dan mereka melakukan perenungan sejank untuk menata masa yang akan datang.

apakah ada hal yang terpikirkan dalam benak anda sebiah pertanyaan, "bagaimana yah nasib masa depan gw", "terus gimana yah calon istri gw kedepannya", "gw pengen deh, bahagiaan orang tua gw seelum mereka pergi untuk selamanya", pernah gak terpikirkan hal seperti itu, atau ini hanya sebuah pertanyaan yang ada dalam diri saya aja, tapi saya yakin setiap orang memikirkan masa depannya dan bagaimana cara dia mengembalikan kebahagiaan itu kepada orang tuanya dengan caranya yang berbeda-beda. tunggu dulu, anda jangan terlalu hawatir dengan masa depan dan memikirnya secara berlebihan atau di kenal dengan istilah overthinking, apasih overthinking itu, overthinking itu adalah memikirkan sesuatu  hal secara terus-menerus sehingga memicu kekhawatiran yang berlebihan dan stres, overthinkingn juga berdampak buruk bagi kesehatan.

Dalam kajian psikologi, memikirkan suatu hal terus-mnerus dikenal dengan sebutan overthinking. Dikutip dari Psychology Today. Overthinking dapat berupa ruminasi,  ketika ia be berhubungan dengan ingatan terus-menerus pada masa lalu, dan khawatir berlebihan jika ia berhubungan dengan masa depan. Sebuah studi dari Universitas Michigan menemukan bahwa 52% dari negara orang-orang setengah baya berusia 45 hingga 55 tahun memikirkan suatu problem secara berleihan atau mengalami overthinking. Demikian pula sekitar 73% dari orang dewasa usia 25 hingga 35 tahun terjebak dalam masalah yang sama.

Biasanya fase dimana kalian merasakan bahwa dalam benak kalian pernah memikirkan atau terbersit sebuah pernyataan dan pertanyaan seperti, sudah fokus untuk menata masa depan, sudah tidak perdli dengan pacaran, sudah kepingin hidup mandiri, lingkaran pertemanan semakin sedikit, dan bagaimana caranya bisa membahagiakan orang tua kalian serta mengumpulkan pundi-pundi uang untuk investivasi masa depan.

Sabtu, 08 Februari 2020

Sore Sendiri Setiap Hari

Hmm.... setiap sore datang diriku merasa mulai kelelahan, entah oleh pekerjaan, atau masalah lain yang memang berpengaruh dalam aktifitas keseharianku, mulai lah rebahan sejenak, dan merasa nyaman padahal pekerjaan lain sedang menanti, huh aku, kenapa jadi generasi rebahan seperti ini akupun merasa bingung sebenarnya, kenapa hal seperti ini ada dalam jalur jejak kehidupanku. 

akupun berbincang dan mengobro dengan diriku sendiri memlaui pikiran di kepalaku, yah seperti kalian ketika berkendara, pasti suka berbicara sendiri dengan diri kalian di dalam pikiran, anehkan... haha memang begitulah terkadang... setelah beberapa menit berlalu rasanya raga ini terasa nyaman dengan busa yang aku timpah dengan badanku ini, sehingga membuat diriku tidak ingin beranjak dari tempat tidur. Ya Tuhaan,,,, aku ingin membiasakan diri ini aktif terus bergerak,,, tapi apalah dayaku yang terkadang rasa Males Gerak alias MaGer kata zaman sekarang ini, membuat raga ini larut dalam kehangatan sore sambil memandang jendela dari atas tempat tidur. 

masalahnya dimana..ini terkadang yang membuat diriku bertanya - tanya, karena kalau sedang sendiri pikiran itu lari entah kemana jadi timbul hal - hal yang tidak di inginkan. daaaannn... lagi dan lagi diri ini melakukan hal yang sama.. duh bingung rasanya, sebetulnya akutuh kepinginnya pergi, bercengrama dengan teman, atau orang lain sehingga mengalihkan aktifitasku di rumah yang seharusnya aku lakukan positif saja, di anging hanya menonton televisi sambil bermain HP membuat hidup terasa hampa. tanpa di sadari senja akan berakhir dan memasuki waktu malam.

Senin, 20 Januari 2020

Contoh Lamaran Kerja

Silahkan Download contoh Lamaran Kerja di bawah ini . . . . https://drive.google.com/open?id=1b4bPsvbMKGD2ClfBhHx5miltnFF6wp4g

Minggu, 29 November 2015

IPPKA KRISIS JEMAAH

"IPPKA KRISIS JAMAAH" IPPKA adalah pengajian yang kreatif di usung oleh pumuda pemuda terdahulu pada zamannya yang sekarang mungkin bisa di bilang Pensiun, dan di lanjutkan oleh regenerasi selanjutnya. akan tetapi pada waktu itu peran pemuda sangat aktif dan bahkan tidak pernah ada kisah krisis jemaah, kecuali "HUJAN" biasanya kan gitu, tapi sekarang apa, mau cerah kek, mau hujan kek, tetep aja yang ngaji 3 - 5 orang,, sedih liatnya. Tetapi di luar itu mereka lebih aktif, seperti menonton konser dan pertandingan sepak bola, tapi kenapa hal yang berkaitan dengan agama malah di acuhkan. Tolong di bantu para senior untuk IPPKA tetap hidup dan bersuara du Musolah Blok sukun. padahal di zaman sekarang ini sudah modern, kalo mau ngaji tinggal sms dan telp, hampir setiap anak memiliki Hp. tapi kenyataannya berbalik dengan yang terdahulu, sebetulnya apa yang memberdakan IPPKA Sekarang dan Dahulu. giliran ada keributan IPPKA seolah mereka mengotot untuk tetap IPPKA tetapi realitanya mereka tidak ada dalam kerutinitasan pengajian yang di jalankan setiap malam sabtu. pernah di bicarakan kalu malam pengajian di rubah, tapi menolak dengan alasan "dari dulu juga gitu". tapi kalau anggotanya sepi buat apa?? lalu, dimana Pembina IPPKA, dimana Penasehat IPPKA, dimana Penanggung Jawab IPPKA, dimana Para senior IPPKA yang seolah Lepas tangan, untuk IPPKA. ok kalau dalam acara Besar merea ADA. tapi yang menjalankan rutinitas mingguan untuk tetap istiqomah itu memang butuh Perjuangan dan pengorbanan. ya setidaknya Seniorpun ikut serta menasehati regenerasinya jika bertemu di jalan, atau sekedar tanya, atau sampaikan ke sesama senior untuk saling menasehati jika memang sudah jarang bertemu dan ada seniot yang masih di lingkungan Blok sukun. Terimakasih IPPKA BANGKIT

Jumat, 31 Mei 2013

Nokia Lumia 520 – Seri Nokia Windows Phone 8 Termurah

Nokia Lumia 520 resmi dijual di Indonesia pada 3 mei mendatang, dengan harga Rp 1.975.000 juta rupiah. Namun di masa pre-order Lumia 520 dijual Rp 1.499.000. Masa pre-order Nokia bekerja sama dengan Bank Mandiri dan Telkomsel. Jeroan Lumia 520 termasuk bagus untuk ukuran smartphone seharga 2 jutaan. Prosesor Snapdragon S4 Krait dual-core 1GHz, GPU Adreno 305, penyimpanan internal 8GB, RAM 512MB, layar IPS 4 inci, kamera utama 5MP, serta baterai 1.430 mAh. Nokia menjual seri Lumia low-end dengan harga murah dan speks keren dengan harapan komsumen mau tergoda membeli Windows Phone yang masih dibawah bayang-bayang iOS dan Android.

Kamis, 30 Mei 2013

- : ( Kekecewaan ) : -

kekecewaan ... setiap orang pasti pernah merasakanna kata tersebut, tak terkecuali si penulis ini,,, banyak orang yang kecewa lalu menjadi buta, buta dalam artian melakukan hal yang tidak pantas atau bahkan keluar dari aturan... ya begitulah jika seseorang suda kecewa. banyak sebab orang menjadi kecewa. karna cinta, teman, keluarga, sahabat, saudara, atau bahkan dunia maya. itulah kecewa yang membuat orang mengambil sikap dimana harus semangat atau pasrah, atau fatal nya lagi bunuh diri,, wah itu sih gawat,,,

Rabu, 25 Juli 2012

Jalan Kehidupan

Sebuah kisah seorang remaja yang dekat dengan Tuhannya, dia seorang muslim yah baru berusia di bawah 20 tahun. tetapi dia memiliki keyakinan yang kuat terhadap Tuhannya, disetiap kejadian apapun dia hanya meminta kepada Tuhannya yang telah memberikan dia kenikmatan yang tak terhingga. bahkan disaat kenikmatan yang baginya meawah saja dia tidak pernah luput untuk bersyukur kepada Allah S.W.T. To Be Continued

Sabtu, 01 Oktober 2011

TUGAS LOGIKA INFORMATIKA

Nama : Mohamad Alwi
Kelas : 1 Q malam
Ruang : 617
B. study : Logika Informatika




1.PERNYATAAN (PROPOSISI)

Kata merupakan rangkaian huruf yang mengandung arti, sedangkan kalimat adalah kumpulan kata yang disusun menurut aturan tata bahasa dan mengandung arti. Di dalam matematika tidak semua pernyataan yang bernilai benar atau salah saja yang digunakan dalam penalaran. Pernyataan disebut juga kalimat deklaratif yaitu kalimat yang bersifat menerangkan. Disebut juga proposisi.
Pernyataan/ Kalimat Deklaratif/ Proposisi adalah kalimat yang bernilai benar atau salah tetapi tidak keduanya.
Contoh :
1. Yogyakarta adalah kota pelajar (Benar).
2. 2+2=4 (Benar).
3. Semua manusia adalah fana (Benar).
4. 4 adalah bilangan prima (Salah).
5. 5x12=90 (Salah).

2. NEGASI (INGKARAN)

Jika p adalah “ Semarang ibukota Jawa Tengah”, maka ingkaran atau negasi dari pernyataan p tersebut adalah p yaitu “ Semarang bukan ibukota Jawa Tengah” atau “Tidak benar bahwa Semarang ibukota Jawa Tengah”. Jika p diatas bernilai benar (true), maka ingkaran p (p) adalah bernilai salah (false) dan begitu juga sebaliknya.

3. KONJUNGSI

Konjungsi adalah suatu pernyataan majemuk yang menggunakan penghubung “DAN/AND” dengan notasi “”

Contoh :
p: Fahmi makan nasi
Q:Fahmi minum kopi
Maka pq : Fahmi makan nasi dan minum kopi
Pada konjungsi pq akan bernilai benar jika baik p maupun q bernilai benar. Jika salah satunya (atau keduanya) bernilai salah maka pq bernilai salah.

4. DISJUNGSI

Disjungsi adalah pernyataan majemuk yang menggunakan penghubung “ATAU/OR” dengan notasi “”.
Kalimat disjungsi dapat mempunyai 2 arti yaitu :

a. INKLUSIF OR
Yaitu jika “p benar atau q benar atau keduanya true”
Contoh :
p : 7 adalah bilangan prima
q : 7 adalah bilangan ganjil
p  q : 7 adalah bilangan prima atau ganjil
Benar bahwa 7 bisa dikatakan bilangan prima sekaligus bilangan ganjil.

b. EKSLUSIF OR
Yaitu jika “p benar atau q benar tetapi tidak keduanya”.
Contoh :
p : Saya akan melihat pertandingan bola di TV.
q : Saya akan melihat pertandingan bola di lapangan.
p  q : Saya akan melihat pertandingan bola di TV atau lapangan.
Hanya salah satu dari 2 kalimat penyusunnya yang boleh bernilai benar yaitu jika “Saya akan melihat pertandingan sepak bola di TV saja atau di lapangan saja tetapi tidak keduanya.


5. IMPLIKASI

Misalkan ada 2 pernyataan p dan q, untuk menunjukkan atau membuktikan bahwa jika p bernilai benar akan menjadikan q bernilai benar juga, diletakkan kata “JIKA” sebelum pernyataan pertama lalu diletakkan kata “MAKA” sebelum pernyataan kedua sehingga didapatkan suatu pernyataan majemuk yang disebut dengan “IMPLIKASI/PERNYATAAN BERSYARAT/KONDISIONAL/ HYPOTHETICAL dengan notasi “”.

Notasi pq dapat dibaca :
1. Jika p maka q
2. q jika p
3. p adalah syarat cukup untuk q
4. q adalah syarat perlu untuk p

Contoh 1.4:
1. p : Pak Ali adalah seorang haji.
q : Pak Ali adalah seorang muslim.
p  q : Jika Pak Ali adalah seorang haji maka pastilah dia seorang muslim.
2. p : Hari hujan.
q : Adi membawa payung.
Benar atau salahkah pernyataan berikut?
a. Hari benar-benar hujan dan Adi benar-benar membawa payung.
b. Hari benar-benar hujan tetapi Adi tidak membawa payung.
c. Hari tidak hujan tetapi Adi membawa payung.
d. Hari tidak hujan dan Adi tidak membawa payung.

KONVERS, INVERS, DAN KONTRAPOSISI
“Jika hari ini mendung maka Rafif membawa payung”
contoh konvers, invers, dan kontraposisi dari implikasi di atas :
Misal p : hari ini mendung
q : Rafif membawa payung
maka kalimatnya menjadi p => q atau jika menggunakan operator dan maka p => q
ekuivalen(sebanding/≈) dengan ¬p v q. Sehingga :
1. Konvers : q => p ≈ ¬q v p
Kalimat :
• Jika Rafif membawa payung maka hari ini mendung (q => p)
• Rafif tidak membawa payung atau hari ini mendung (¬q v p)
2. Invers : ¬p => ¬q ≈ p ∧¬q
Kalimat :
• Jika Rafif tidak membawa payung maka hari ini tidak mendung (¬p => ¬q)
• Rafif membawa payung dan hari ini tidak mendung (p ∧¬q)
4. Kontraposisi : ¬q => ¬p ≈ q v ¬p
Kalimat :
• Jika hari ini tidak mendung maka Rafif tidak membawa payung (¬q =>¬p)
• hari ini mendung atau Rafif tidak membawa payung dan (q ∧ ¬p)

Rabu, 12 Januari 2011

Inilah Al-Qur'an

Al-Qur'an adalah sebaik-baiknya kitab, seagung-agungnya pedoman, serta sebaik-baiknya cerita dan kabar. Al-Qur'an adalah kebenaran yang dimuliakan, yang tidak ada kebatilan di depan dan di belakangnya. Al-Qur'an diturunkan dari Dzat Yang Maha Bijaksana dan Maha Terpuji. Kitab yang dirinci ayat-ayatnya kemudian dijadikan hukum, diberkahi orang yang membaca, mentadabburi, dan meminta kesembuhan dengannya, berhukum dengannya, dan mengamalkannya. Setiap huruf di dalamnya memiliki sepuluh kebaikan. Al-Qur'an pemberi syafaat dan yang diterima syafaatnya, saksi yang benar, penghibur yang menyenangkan, kawan yang berguna, sahabat yang terpercaya, seta mukjizat yang berkesan. Ia memiliki kelezatan dan keindahan, tiada yang menandinginya, bukan sihir, bukan syair, bukan ramalan, bukan perkataan manusia. Tetapi, ia adalah kalam Allah Subhanahu wa Ta'ala, dari- Nya ia datang dan kepada- Nya ia akan kembali. Al-Qur'an diturunkan bersama ruh yang terpercaya ke dalam hati utusan Tuhan semesta alam, agar ia menjadi golongan para utusan, dengan bahasa arab yang jelas. Al-Qur'an mengalahkan berbagai kitab lainnya dalam kefasihanny, dalam gaya bahasanya, serta dalam hujjah dan kejelasannya. Al-Qur'an merupakan hidayah, rahmat, pedoman, obat bagi hati, cahaya, penerang, petunjuk, kebenaran, nasehat, dan pelajaran. Al-Qur'an terjaga dari adanya penambahan dan pengurangan; merupakan mukjizat abadi, penjaga bagi siapa saja yang mengamalkannya, kebahagiaan bagi siapa saja yang meminta petunjuknya, kesuksesan bagi siapa saja yang menjadikannya petunjuk, dan kemenangan bagi siapa saja yang berhukum dengannya dalam kehidupannya. Nabi Shallallahu 'alaihi wasalllam bersabda tentang Al-Qur'an:

"Bacalah oleh kalian Al-Qur'an karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya" ( HR. Muslim (804) )

"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya" ( HR. Bukhari (5027) )

"Sesungguhnya Allah mengangkat dan merendahkan beberapa kaum dengan Al-Qur'an ini"

"Sesungguhnya Al-Qur'an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus..." (QS. Al-Isra : 9)

Hukum Melukis dan Mengukir Gambar yang Bernyawa

Terdapat 2 pendapat utama dalam hukum melukis dan mengukir gambar yang bernyawa

Pendapat pertama: Mengharamkan semua jenis gambar bernyawa

Ini adalah pendapat kebanyakan ulama dahulu yang disebut dalam kitab-kitab turath. Ini adalah pendapat utama dalam mazhab Hanafi, Syafie, Hambali. Disebut di sini kenyataan setiap mazhab yang mengharamkan gambar bernyawa yang sempurna sama ada ianya dihina atau tidak.

Pendapat jumhur ulama ini disokong oleh sebahagian ulama masa kini. Di antaranya ialah Syeikh Muhammad Ali Sobuni. Beliau berkata dalam kitabnya yang masyhur (Tafsir Ayatil Ahkam):

"Gambar yang bernyawa yang dilukis dengan tangan adalah diharamkan menurut persepakatan ulama."

Hadis riwayat Saidina Umar r.a dari Rasulullah s.a.w bersabda:

(إن الذين يصنعون هذه الصور يعذبون يوم القيامة يقال لهم: أحيوا ما خلقتم.)
رواه البخاري ومسلم

Maksudnya:
"Sesungguhnya mereka yang membuat gambar-gambar ini akan diazab pada hari kiamat. Akan dikatakan pada mereka "Hidupkanlah apa yang engkau cipta".


Hadis riwayat Ibnu Abbas r.a darapada Rasulullah s.a.w:

(من صور صورة في الدنيا كلف أن ينفخ فيها الروح يوم القيامة. وليس بنافخ.)
رواه البخاري مسلم

Maksudnya:
"Sesiapa yang membuat gambar di dunia maka dia akan disuruh untuk meniup ruh ke dalam gambar tersebut di hari kiamat. Dia tidak mampu untuk meniup ruh ke dalam gambar tersebut."

Hadis yang pertama dan kedua menunjukkan secara umum pengharaman membuat gambar yang bernyawa. Gambar yang tidak bernyawa diharuskan kerana dalil yang lain.

3. Hadis berikut:-

دخل علي رسول الله صلى الله عليه وسلم وأنا مستترة بقرام فيه صورة. فتلون وجهه. ثم تناول الستر فهتكه. ثم قال: (إن من أشد الناس عذابا يوم القيامة، الذين يشبهون خلق الله).
رواه البخاري ومسلم واللفظ له

Maksudnya:
"Rasullah s.a.w masuk ke rumah bertemuku, aku sedang memasang tirai yang ada gambar. Lantas berubah mukanya. Kemudian baginda mencapai tirai tersebut serta menanggalkannya. Kemudian baginda bersabda: "Sesungguhnya di antara manusia yang menerima azab yang dahsyat pada hari kiamat adalah orang yang menyerupai ciptaan Allah s.w.t."

Bentuk pengambilan dalil

Hadis ini menguatkan pendapat yang mengharamkan gambar kerana ianya jelas menunjukkan bahawa yang dimaksudkan صورة dan pecahannya pada hadis yang lain adalah gambar dan patung.

Pendapat kedua: Mengharuskan semua gambar

Kenyataan Ulama

Pendapat ini adalah pendapat Qosim bin Muhammad. Beliau adalah salah seorang daripada ‘Tujuh Pakar Feqh Madinah’ (فقهاء المدينة السبعة). Pendapat ini juga adalah pendapat Mazhab Maliki.

1) Hadis riwayat Abi Tolhah r.a:

عن أبي طلحة قال: إن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: (إن الملائكة لا تدخل بيتا فيه صورة.) قال بسر: ثم اشتكى زيد فعدناه. فإذا على بابه ستر فيه صورة، فقلت لعبيد الله الخولاني ربيب ميمونة زوج النبي صلى الله عليه وسلم: ألم يخبرنا زيد عن الصور يوم الأول؟ فقال عبيد الله ألم تسمعه حين قال:(إلا رقما في ثوب.)
متفق عليه

Maksudnya:
"Abi Tolhah r.a telah berkata: "Sesungguhnya Rasulullah s.a.w telah bersabda: Sesungguhnya malaikat tidak masuk rumah yang terdapat patung dan gambar. Busr (perawi) berkata: “Kemudian Zaid mengadu sakit, lalu kami menziarahinya. Di pintu rumah Zaid terdapat gambar. Maka aku pun bertanya kepada ‘Ubaidillah al-Khaulani anak tiri Maimunah isteri Nabi: “Bukankah Zaid telah meriwayatkan kepada kita hadis tentang pengharaman patung dan gambar pada permulaan?” Maka Ubaidillah menjawab: “Adakah kamu tidak mendengar ketika baginda s.a.w berkata: “Melainkan lukisan pada baju.”

Bentuk pengambilan dalil:

Hadis ini jelas menunjukkan pengecualian lukisan daripada pengharaman.

Imam Nawawi berkata di dalam kitabnya (Syarh Shahih Muslim) ketika mengulas hadis ini:

"Hadis ini menjadi hujjah bagi mereka yang mengharuskan gambar yang dilukis di mana juga sepertimana yang telah lepas. Dan jawapan kami adalah sama seperti jawapan jumhur ulama iaitu hadis ini diarahkan kepada lukisan gambar pokok dan seumpamanya yang bukan haiwan. Dan telah kami terangkan tentang keharusannya di sisi kami."



Pendapat yang terpilih oleh ramai ulama kontemperari ialah pendapat yang mengharuskan gambar bernyawa seperti gambar ikan. Pendapat ini telah ditarjihkan oleh ramai dari ulama zaman sekarang ini. Di antaranya Syeikh Muhammad Najib Muti'ie, Syeikh Sya'rawi, Syeikh Hasanain Muhammad Mahkluf mantan Mufti Mesir dan ulama yang lain.

Kesimpulan: Ini termasuk dalam perkara khilaf dan kita harus terbuka dalam menangani perkara ini. Kita berpegang mana-mana pendapat tetapi tidak boleh memaksa orang lain mengikut kita selagi masing-masing mengikut pendapat ulama muktabar. Banyak lagi hukum-hakam yang berkait dengan patung dan gambar. Ini sebahgian kecil yang saya ambil dari buku yang telah saya susun yang bertajuk “Patung dan Gambar menurut perpsektif Islam” yang telah diterbitkan pada 2007. Alhamdulillah buku ini telah habis dijual, tidak lama ianya dipasarkan. InsyaAllah saya akan pasarkan lagi buku ini untuk cetakan yang kedua dengan pembetulan, penambahan dan cetakan yang lebih baik.

Rujukan: “Patung dan Gambar menurut perpsektif Islam” oleh salman maskuri yang telah diterbitkan pada 2007 .

P/S: tambahan dari saya, Taufik, Islam itu thabat (tetap) sepanjang zaman, tetapi fiqh itu berubah-ubah mengikut zaman menurut Saiyidina Umar al-Khattab... ^_^
wallahu a'lamu bisshowab wa bilhaqq

Kejelekan Selalu Menggelisahkan Hati

Kebaikan selalu menentramkan jiwa dan kejelekan selalu menggelisahkan jiwa. Itulah realita yang ada pada umumnya manusia.

Dari cucu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Al Hasan bin ‘Ali, Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tinggalkanlah yang meragukanmu dan beralihlah pada apa yang tidak meragukanmu. Sesungguhnya kejujuran lebih menenangkan jiwa, sedangkan dusta (menipu) akan menggelisahkan jiwa.” (HR. Tirmidzi no. 2518 dan Ahmad 1/200, shahih)

Dalam lafazh lain disebutkan, “Kebaikan selalu mendatangkan ketenangan, sedangkan kejelekan selalu mendatangkan kegelisahan.” (HR. Al Hakim 2/51, shahih)

Dalam hadits lainnya, dari Nawas bin Sam’an, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

“Kebaikan adalah dengan berakhlak yang mulia. Sedangkan kejelekan (dosa) adalah sesuatu yang menggelisahkan jiwa. Ketika kejelekan tersebut dilakukan, tentu engkau tidak suka hal itu nampak di tengah-tengah manusia.” (HR. Muslim no. 2553).

An Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Dosa selalu menggelisahkan dan tidak menenangkan bagi jiwa. Di hati pun akan tampak tidak tenang dan selalu khawatir akan dosa.” (Syarh Muslim, 16/111)

Sampai-sampai jika seseorang dalam keadaan bingung, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan menanyakan pada hatinya, apakah perbuatan tersebut termasuk dosa ataukah tidak. Ini terjadi tatkala hati dalam keadaan gundah gulana dan belum menemukan bagaimanakah hukum suatu masalah. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallampernah menasehatkan pada Wabishoh,

“Mintalah fatwa pada jiwamu. Mintalah fatwa pada hatimu (beliau mengatakannya sampai tiga kali). Kebaikan adalah sesuatu yang menenangkan jiwa dan menentramkan hati. Sedangkan kejelekan (dosa) selalu menggelisahkan jiwa dan menggoncangkan hati.” (HR. Ad Darimi 2/320 dan Ahmad 4/228, hasan lighoirihi)

Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah menjelaskan,

“Hadits Wabishoh dan yang semakna dengannya menunjukkan agar kita selalu merujuk pada hati ketika ada sesuatu yang merasa ragu. Jika jiwa dan hati begitu tenang, itu adalah suatu kebaikan dan halal. Namun jika hati dalam keadaan gelisah, maka itu berarti termasuk suatu dosa atau keharaman” (Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, hal. 304).

Ingatlah bahwasanya hadits Wabishoh dimaksudkan untuk perbuatan yang belum jelas halal atau haram, termasuk dosa ataukah bukan. Sedangkan jika sesuatu sudah jelas halal dan haramnya, maka tidak perlu lagi merujuk pada hati.

Demikianlah yang namanya dosa, selalu menggelisahkan jiwa, membuat hidup tidak tenang. Jika seseorang mencuri, menipu, berbuat kecurangan, korupsi, melakukan dosa besar bahkan melakukan suatu kesyirikan, jiwanya sungguh sulit untuk tenang.

Lantas bagaimana jika ada yang melakukan dosa malah hatinya begitu tentram-tentram saja?

Jawabannya, bukan perbuatan dosa atau maksiat dibenarkan. Yang benar adalah itulah keadaan hati yang penuh kekotoran, yang telah tertutupi dengan noda hitam karena tidak kunjung berhenti dari maksiat.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.” (QS. Al Muthoffifin: 14).

Jika hati terus tertutupi karena maksiat, maka sungguh sulit mendapatkan petunjuk dan melakukan kebaikan. Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Jika hati sudah semakin gelap, maka amat sulit untuk mengenal petunjuk kebenaran” (Ad Daa’ wad Dawaa’, hal. 107).

Allahumma inni as-aluka fi’lal khoiroot, wa tarkal munkaroot. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mudah melakukan berbagai kebajikan dan meninggalkan berbagai kemungkaran (HR. Tirmidzi no. 3233, shahih). (*)

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel www.remajaislam.com

Publikasi Ulang oleh www.nurunmaulida.wordpress.com

» Aurat Wanita Muslimah Menurut Syarak

Pembahasan
tentang masalah aurat wanita Islam tidak pernah sunyi dari
diperkatakan. Malangnya, apa yang mendukacitakan adalah sering kali
penjelasan tentangnya tidak berlandaskan nas yang sahih sebaliknya
hanyalah takwilan yang dilatari hawa nafsu serta kebencian kepada sumber
yang qat’ie. Sebahagian kaum Muslimah yang telah dirasuk pemikiran
kufur turut mempertikaikan kewajaran pemakaian tudung yang juga
dipanggil ‘hijab’ dengan menganggap menutup kepala sebagai menutup akal.
Contoh golongan ini adalah seperti Pengurus Program Sisters In Islam
(SIS), Norhayati Kaprawi dalam sesi dialog Islam Liberal di Hotel
Selesa, Pasir Gudang yang berkata bahawa pakaian taqwa itu lebih baik
dari menutup aurat.

Ada juga yang beranggapan menutup aurat
adalah penyebab kemunduran umat Islam. Ahmad Reda yang merupakan
penyeru agar ditumbangkan sistem pemerintahan Islam di Turki menganggap
bahawa selagi lelaki dan wanita Turki tidak bercampur bebas dan
membuka hijabnya maka tiada kedaulatan undang-undang dan kebebasan di
Turki ms273). Manakala Taha Husin dari Mesir menyatakan dalam bukunya
‘Mustaqbal al-Thaqafah fi Misr’: “Kita mesti mengikut jejak langkah
orang-orang Eropah dan cara mereka. Kita mesti menjadi sekutu mereka
dan rakan kongsi dalam ketamadunan, sama ada yang baik atau yang buruk,
sama ada yang manis atau yang pahit, sama ada yang disukai atau yang
dicaci.” Baginya menutup aurat perlu ditentang kerana ianya berbeza dengan Barat. Dr. ‘Imad ‘Abd Hamid An-Najar dalam Jaridah al-Akhbar pula menyatakan: “Adapun
mengenai hijab dan percampuran antara wanita dan lelaki dalam
kehidupan harian, ini adalah perkara yang boleh ditentukan oleh
sesebuah masyarakat berdasarkan keadaannya. Bagi setiap masyarakat ada
pakaian dan cara-cara yang memudahkan individunya. Apa yang disebut di
dalam al-Qur’an mengenai hijab adalah khusus untuk isteri-isteri
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam. Hukum-hakam ini bukanlah
semestinya berkaitan dengan seluruh wanita.”

Demikianlah di
antara sebahagian penentangan-penentangan terhadap hukum Allah yang
ditunjukkan oleh kumpulan atau individu yang sudah teracun oleh
pemikiran kufur Barat. Di samping itu, masih terdapat ramai juga wanita
Muslim yang masih tidak tahu, tidak faham atau salah faham dengan
cara-cara menutup aurat secara syar’ie di dalam kehidupan mereka.
Justeru, mereka terjatuh di dalam dosa dan keharaman. Justeru, hukum
menutup aurat ke atas Muslimah ini mestilah diperhatikan betul-betul
agar kita tidak terjerumus ke dalam kesesatan dan dosa.

Dalil-dalil tentang Aurat Wanita

(i) Batasan aurat wanita
Aurat
wanita adalah seluruh anggota tubuhnya kecuali wajah dan dua telapak
tangannya. Leher dan rambutnya adalah aurat di hadapan lelaki ajnabi
(bukan mahram) walaupun sehelai. Pendek kata, dari hujung rambut sampai
hujung kaki kecuali wajah dan dua telapak tangan adalah aurat yang
wajib ditutup. Hal ini berlandaskan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak darinya.” .

Yang di maksud “wa laa yubdiina ziinatahunnaa” (janganlah mereka menampakkan perhiasannya), adalah "wa laa yubdiina mahalla ziinatahinnaa",
maksudnya janganlah mereka menampakkan tempat-tempat (anggota tubuh)
yang di situ dikenakan perhiasan. Qur`an, Juz III hal.316>.

Selanjutnya, kalimah “illa maa zhahara minhaa”
, ini bermaksud, ada anggota
tubuh yang boleh dinampakkan iaitu wajah dan kedua telapak tangan.
Demikianlah pendapat sebahagian sahabat, seperti Ibnu Abbas, Ibnu Umar
dan juga Aisyah .

Ibnu Jarir Ath-Thabari
(wafat 310H) menjelaskan dalam kitab tafsirnya, Jami Al-Bayan fi Tafsir
Al-Qur`an Juz XVIII ms 84, mengenai apa yang di maksud “kecuali yang (biasa) nampak darinya (illaa maa zhahara minha)”,
katanya, pendapat yang paling mendekati kebenaran adalah yang
mengatakan bahawa, yang dimaksudkan (dalam ayat di atas) adalah wajah
dan dua telapak tangan.

Pendapat yang sama dinyatakan Imam
Al-Qurthubi dalam kitab tafsirnya Al-Jamia li Ahkam Al-Qur’an, Juz XII
hal. 229 . Jadi, apa yang biasa nampak
darinya adalah wajah dan dua telapak tangan sebab kedua anggota tubuh
inilah yang biasa nampak dari kalangan Muslimah di hadapan Nabi Sallalahu alaihi wa Sallam sedangkan
baginda mendiamkannya. Kedua anggota tubuh ini pula yang nampak dalam
ibadah-ibadah seperti haji dan solat dan biasa terlihat di masa
Rasulullah iaitu di masa masih turunnya ayat Al Qur`an 1990:45>.

Dalil lain yang menunjukkan bahawasanya seluruh tubuh
wanita adalah aurat kecuali wajah dan dua telapak tangan ialah sabda
Rasulullah kepada Asma’ binti Abu Bakar,

“Wahai Asma’
sesungguhnya seorang wanita itu apabila telah baligh (haidh) maka tidak
boleh baginya menampakkan tubuhnya kecuali ini dan ini, seraya
menunjukkan wajah dan telapak tangannya.”


(ii) Aurat Wanita dalam Hayaatul ‘Am (Kehidupan Umum/Public Life)
Yang dimaksudkan dengan hayaatul ‘am
adalah keadaan di mana wanita itu berada di luar dari kawasan rumahnya
di mana mereka bercampur dengan masyarakat. Pakaian wanita dalam
kehidupan umum iaitu di luar rumahnya terdiri dari dua jenis iaitu

(a) libas asfal (baju bawah) yang disebut dengan jilbab, dan
(b) libas ‘ala (baju atas) iaitu khimar (tudung).

Dengan
dua pakaian inilah seseorang wanita itu boleh berada dalam kehidupan
umum seperti di jalanan, di pasar-pasar, pasar raya, kampus,
taman-taman, dewan orang ramai dan seumpamanya. Dalil wajib memakai
jilbab bagi wanita adalah berdasarkan firman Allah,

“Wahai
Nabi! katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan
isteri-isteri orang Mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya.” .

Oleh
sebab Al-Quran adalah berbahasa Arab, dan perkataan “jilbab” itu
adalah perkataan Arab, maka kita hendaklah memahami apakah yang
dimaksudkan “jilbab” di dalam bahasa Arab. Dengan kata lain, kita
hendaklah memahami dan mengikuti apakah yang orang Arab faham bila
disebut jilbab. Maka inilah pakaian yang diperintahkan oleh Allah kepada
perempuan. Di samping itu, perincian tentang pakaian ini telah pun
dijelaskan di dalam banyak hadis sahih yang wajib diikuti oleh setiap
orang.

Jadi, apakah makna jilbab itu? Selain dari melihat sendiri
kepada nas-nas hadis tentang pakaian yang dipakai Muslimah semasa
zaman Rasulullah, kita juga boleh merujuk kepada banyak kamus Arab
untuk mengetahui makna “jilbab”. Dalam kitab Al-Mu’jam Al-Wasith karya
Dr. Ibrahim Anis , jilbab diertikan
sebagai ats-tsaubul musytamil ala al-jasadi kullihi (pakaian yang
menutupi seluruh tubuh), atau ma fauqa ats-tsiyab kal milhafah (pakaian
luar yang dikenakan di atas pakaian rumah, seperti milhafah (seperti jubah), atau al-mula’ah asy-tamilu biha al-mar’ah (pakaian luar yang digunakan untuk menutupi seluruh tubuh wanita).

Berdasarkan
pengertian ini, jelaslah bahawa yang diwajibkan ke atas wanita adalah
mengenakan pakaian yang satu (sekeping) yang lurus dari atas hinggalah
ke bawah, yakni hingga ke mata kaki. Maksud milhafah/mula’ah (Arab)
adalah pakaian yang dikenakan sebagai pakaian luar ada pakaian dalam (pakaian rumah) atau pakaian sehari-hari tetapi bukan
hanya coli dan seluar dalam> lalu diulurkan ke bawah hingga menutupi
kedua mata kakinya. Untuk pakaian atas, wanita disyariatkan/diwajibkan
memakai “khimar” iaitu tudung atau apa sahaja bahan/kain yang
serupa dengannya yang berfungsi menutupi seluruh kepala, leher, dan
lubang leher baju di dada.

Dalil mengenai wajibnya mengenakan pakaian bahagian atas (khimar/tudung) adalah Firman Allah,

“Hendaklah mereka menutupkan kain tudung ke dada mereka” .

Pakaian
jenis ini (jilbab dan khimar) wajib dipakai oleh seorang Muslimah
(yang telah baligh) apabila hendak keluar menuju ke pasar-pasar atau
berjalan melalui jalanan umum. Setelah memakai kedua jenis pakaian ini
(jilbab dan khimar) maka barulah dibolehkan baginya keluar dari
rumahnya menuju ke kehidupan am tanpa sebarang dosa. Jika tidak, maka
dia tidak boleh (haram) keluar dari rumah kerana perintah yang
menyangkut kedua jenis pakaian ini datang dalam bentuk yang umum, dan
tetap dalam keumumannya dalam semua keadaan. Mana-mana wanita yang telah
baligh dan melanggar ketetapan Allah ini, maka berdosalah mereka dan
layak mendapat seksa Allah di akhirat nanti.

(iii) Pakaian wanita dalam Hayatul Khassah (Kehidupan Khusus/private life)
Yang
dimaksudkan dengan hayatul khassah adalah keadaan di mana seseorang
wanita itu menjalani kehidupannya di rumahnya bersama dengan anggota
keluarganya yang lain.

Adapun cara seorang Muslimah menutupi
auratnya di hadapan lelaki ajnabi dalam kehidupan khusus seperti di
rumahnya atau di dalam kenderaan peribadi, syarak tidak menentukan
bentuk/fesyen pakaian tertentu tetapi membiarkan secara mutlak tanpa
menentukannya dan cukup dengan mencantumkan lafaz dalam firman-Nya,

“wa laa yubdiina” (“dan janganlah mereka menampakkan”)

atau sabda Nabi,

“lam yashluh an yura minha” (“tidak boleh baginya menampakkan tubuhnya”)
.

Jadi,
pakaian yang menutupi seluruh auratnya kecuali wajah dan telapak
tangan dianggap sudah menutupi, walau bagaimana pun bentuknya. Tetapi ia
adalah tertakluk kepada hukum tabarruj (sila lihat perbincangan di
bawah).

Berdasarkan hal ini maka setiap bentuk dan jenis pakaian
yang dapat menutupi aurat iaitu yang tidak menampakkan aurat dianggap
sebagai penutup bagi aurat secara syar'i, tanpa melihat lagi bentuk,
jenis, atau fesyennya. Namun demikian syara' telah mensyaratkan dalam
berpakaian agar pakaian yang dikenakan dapat menutupi kulit. Jadi
pakaian wajib dapat menutupi kulit sehingga warna kulitnya tidak
diketahui. Jika tidak demikian, maka tidak dikatakan menutup aurat.
Oleh kerana itu apabila kain penutup itu tipis/transparent sehingga
nampak warna kulitnya dan dapat diketahui sama ada kulitnya berwarna
merah atau coklat, maka kain penutup seperti ini tidak boleh dijadikan
penutup aurat dan haram hukum memakainya.

(iv) Wajib memakai tsaub, di samping jilbab

Tsaub
ialah ‘pakaian di rumah’ iaitu pakaian yang dipakai oleh wanita di
hadapan mahramnya semasa berada dalam hayatul khassah (kehidupan
khusus) tatkala tiada lelaki ajnabi (lelaki asing) di dalamnya. Dalil
mengapa wajib mengenakan tsaub di dalam jilbab ialah berdasarkan firman
Allah,

“Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti
(dari haidh dan mengandung) yang tiada ingin berkahwin (lagi) tiadalah
atas mereka dosa menanggalkan pakaian (tsiyab) mereka, dengan tidak
bertujuan mendedahkan perhiasan mereka” .

Ayat
ini membenarkan wanita yang telah putus haid dan tiada keinginan
berkahwin menanggalkan atau melepaskan pakaian (tsaub). Ini bermakna,
jika tiada ‘pakaian’ di dalam jilbab, bermakna wanita yang telah putus
haid berkenaan akan berbogel, walhal berbogel tidak dibolehkan. Justeru,
tsaub adalah ‘pakaian dalam’ (pakaian rumah) yang wajib dipakai oleh
Muslimah di samping jilbab (pakaian luar) di dalam hayatul am atau di
dalam hayatul khas tatkala ada lelaki ajnabi. Zahrah dalam kitab Usulul Fiqh:164-147, Abdul Wahab Khallaf kitab Ilmu
Usul Fiqh:143-153 dan Sheikh Taqiuddin an-Nabhani dalam kitab
As-Syahsiyyah Al-Islamiyyah Juz. 3:178-179>.

Larangan Bertabarruj
Adapun dalil tentang larangan bertabarruj adalah juga dari Surah An-Nur (24):60 iaitu Firman Allah,

“Dan
perempuan-perempuan tua yang telah terhenti
yang tiada ingin kawin , tiadalah atas mereka dosa menanggalkan
pakaian mereka dengan tidak menampakkan perhiasan
(tabaruj), dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah
Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

Mafhum muwafaqah
(yang disepakati) dari ayat ini adalah jika perempuan tua yang telah
putus haid haram menampakkan perhiasan iaitu bertabarruj, apatah lagi
perempuan yang masih muda, belum putus haid dan berkeinginan
berumahtangga, tentulah lebih lagi. Dalil lain ialah

“Dan hendaklah kamu tetap di rumah kamu, dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang jahiliah.”

Dan Hadis Rasulullah riwayat dari Bazzar dan At-Termizi menjelaskan,

“Sesungguhnya wanita itu adalah aurat, setiap kali mereka keluar, syaitan akan memperhatikannya.”

Abul A’la al Maududi berkata:

“Jika kalimat tabarruj dipergunakan kepada kaum wanita, ia bermakna-

(i) wanita yang menunjukkan kecantikan wajahnya, daya tarik tubuhnya kepada lelaki asing (yang bukan mahramnya);

(ii)
wanita yang mendedahkan kecantikan pakaian dan perhiasannya kepada
lelaki asing; dan memperlihatkan dirinya, make-upnya, gerak-gerinya dan
kemegahannya. Selain memastikan pakaiannya tidak nipis, jarang,
longgar, tidak memakai perhiasan yang menarik perhatian lelaki ajnabi,
tidak menyerupai pakaian lelaki atau orang kafir/musyrik, pakaiannya
yang bukan melambangkan kemegahan, dia juga tidak boleh tampil dengan
haruman semerbak. "Sesiapa jua wanita yang memakai minyak wangi
kemudian melintasi khalayak ramai dengan tujuan dihidu bau yang
dipakainya, maka dia dikira berzina” .

Khatimah
Sesungguhnya
aurat wanita Islam bukanlah hanya tudung semata-mata sebagaimana yang
difahami oleh sebahagian umat Islam sebaliknya apa yang paling penting
ialah setiap Muslimah mestilah memahami batasan aurat dalam hayatul
khassah (kehidupan khusus) dan hayatul am (kehidupan umum) menurut
syarak selain menyedari keharaman bertabarruj atas semua wanita sama
ada belum atau telah putus haid. Menutup aurat juga hendaklah didasari
dengan iman dan taqwa iaitu mengharapkan keredhaan Allah semata-mata,
bukan atas dasar hak asasi atau rutin harian. Memetik kata-kata Sheikh
Ali Thantawi:

"Terdapat perbezaan yang besar antara seorang
yang terjaga lewat pagi kemudian terus bergegas untuk keluar bekerja.
Disebabkan kesibukan menjalankan tugas, beliau tidak berkesempatan
untuk makan dan minum sehingga tibanya waktu malam, sementara seorang
yang lain yang turut mengalami keadaan berlapar dan dahaga tetapi telah
berniat untuk berpuasa, telah mendapat pahala daripada amalannya
disebabkan niatnya, sementara orang yang pertama tidak memperoleh
apa-apa sedangkan dia turut berlapar dan dahaga. Begitulah keadaannya
dengan amalan-amalan kebiasaan yang lain, bilamana diniatkan untuk
mendapatkan keredhaan Allah Subhanahu wa Taala akan memperolehi pahala
dari Nya, sebaliknya jika dilakukan sebagai rutin hidup, dia tidak akan
memperoleh apa-apa".

» Hukum-hukum dan Adab-Adab Jum’at

Wahai akhy muslim :
Wajib atas setiap muslim untuk mengagungkan hari ini dan meraih karunia-karunia Alloh di dalamnya dengan cara bertaqorrub (mendekatkan diri) kepada Alloh Ta’ala dengan segala bentuk qurubaat
(pendekatan) dan ibadah, karena sesungguhnya hari Jum’at itu memiliki
hukum-hukum dan adab-adab yang sepatutnya bagi setiap muslim berhias
dengannya.
Ibnul Qoyyim berkata : ”Dan termasuk tuntunan Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam
adalah mengagungkan hari ini, memuliakannya dan mengkhususkannya dengan
ibadah-ibadah yang Alloh khususkan dari hari-hari lainnya. Para ulama
berbeda pendapat apakah hari Jum’at ini lebih utama ataukan hari’
Arofah.” .
Maka perhatikanlah wahai akhy
muslim, berapa Jum’at yang telah berlalu atasmu tanpa kau perhatikan
sedikitpun. Bahkan sungguh banyak manusia yang menantikan hari ini
supaya dapat melaksanakan kemaksiatan kepada Alloh Azza wa Jalla dengan berbagai bentuk kemaksiatan dan penyelewengan!!
(Ketahuilah) Diantara hukum-hukum dan adab-adab itu adalah :
1.
Disunnahkan bagi imam membaca dua surat as-Sajdah dan al-Insan secara
sempurna pada sholat fajar (shubuh) di hari Jum’at, sebagaimana yang
dilakukan oleh Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam, dan jangan memendekkan ketika membaca kedua surat ini sebagaimana yang sering dilakukan oleh sebagian imam.
2. Disunnahkan bagi seseorang untuk memperbanyak bersholawat atas Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam, sebagaimana hadits Aus bin Aus radhiyallahu ’anhu, dari Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam :
إن من أفضل أيامكم يوم الجمعة, فيه خلق آدم و فيه قيض وفيه النفخة وفيه الصعقة, فأكثروا عليّ من الصلاة فيه فإن صلاتكم معروضة عليّ
”Sesungguhnya
seutama-utama hari atas kalian adalah hari Jum’at, di dalamnya Adam
diciptakan dan didalamnya beliau diwafatkan. Di dalamnya sangkakala
ditiup dan di dalamnya makhluk-makhluk mati bergelimpangan1. Maka perbanyaklah kalian bersholawat atasku, karena sesungguhnya sholawat kalian akan sampai kepadaku.”
.
3. Sholat Jum’at itu diwajibkan atas setiap laki-laki yang merdeka, mukallaf, muslim dan menetap. Sholat jum’at tidak wajib atas musafir yang atasnya qoshor
di dalam sholatnya, dan seorang budak serta wanita, namun barangsiapa
diantara mereka ini menghadiri sholat Jum’at maka mereka tetap
mendapatkan pahala. Kewajiban sholat jum’at menjadi batal dengan sebab
adanya udzur (yang syar’i) seperti sakit atau dalam keadaan khouf (perang berkecamuk). .
4. Mandi pada hari jum’at termasuk tuntunan Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam sebagaimana dalam sabda beliau ’alaihi Sholatu wa Salam :
إذا جاء أحدكم إلى الجمعة فليغتسل
”Apabila salah seorang dari kalian hendak mendatangi sholat Jum’at, maka hendaklah mandi.” .
5.
Berparfum, bersiwak dan berpakaian dengan pakaian yang terbaik termasuk
adab seorang muslim di hari Jum’at. Dari Abu Ayyub beliau berkata : Aku
mendengar Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda :
من
اغتسل يوم الجمعة ومس من طب إن كان له ولبس من أحسن ثيابه ثم خرج وعليه
السكينة حتى يأتي المسجد ثم يركع إن بدا له ولم يؤذ أحدا ثم أنصت إذا خرج
إمامه حتى يصلي كانت كفارة لما بينهما
”Barangsiapa
mandi pada hari Jum’at, menggunakan minyak wangi yang ia miliki dan
memakai pakaiannya yang terbaik, kemudian ia keluar dan berjalan dengan
tenang (perlahan-lahan) sampai tiba di Masjid, lalu ia ruku’ (sholat)
yang tampak baginya dan ia tidak mengganggu seorangpun2, lalu
ia diam ketika imam keluar sampai menunaikan sholat, maka baginya
kaffarah (pelebur dosa) antara jum’at satu dengan jum’at lainnya.”
.
Dan Dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ’anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda :
غُسل يوم الجمعة علي محتلم وسواك ويمس من الطيب ما قدر عليه
”Haruslah
mandi pada hari Jum’at bagi setiap orang yang mimpi, lalu bersiwak dan
berparfum dengan minyak wangi semampu yang ia miliki.”
.
6.
Disunnahkah bergegas untuk menunaikan sholat Jum’at yang mana sunnah
ini seakan-akan telah mati saat ini, semoga Alloh merahmati mereka yang
masih menghidupkan sunnah ini.
Dari Abu Hurairoh Radhiyallahu ’anhu dari Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam beliau bersabda :
إذا
كان يوم الجمعة وقفت الملائكة على أبواب المسجد فيكتبون الأول فالأول,
فمثل المهجر إلى الجمعة كمثل الذي يهدي بدنة ثم كالذي يهدي بقرة ثم كالذي
يهدي كبشا ثم كالذي يهدي دجاجة ثم كالذي يهدي بيضة فإذا خرج الإمام وقعد
على المنمر طووا صحفهم وجلسوا يسمعون الذكر
”Apabila
tiba hari Jum’at, para malaikat berdiri di pintu-pintu Masjid, mereka
menulis orang-orang yang datang pertama kali. Permisalan orang yang
datang pada awal Jum’at bagaikan orang yang berkurban seekor unta,
kemudian (yang datang berikutnya) bagaikan orang yang berkurban seekor
sapi, kemudian (yang datang berikutnya) bagaikan orang yang berkurban
seekor domba, kemudian (yang datang berikutnya) bagaikan orang yang
berkurban seekor ayam, kemudian (yang datang berikutnya) bagaikan orang
yang berkurban sebutir telur. Apabila imam telah keluar dan duduk di
atas mimbar, para malaikat berbondong-bondong beranjak dari barisan
mereka, lalu mereka duduk untuk mendengarkan khutbah.” .
Saudara-saudaraku...
Dimanakah gerangan orang-orang yang berlomba-lomba di dalam kebaikan?!
Dimanakah gerangan orang-orang yang bergegas menuju sholat?!
Dimanakah gerangan orang-orang yang memiliki semangat dan kemauan yang teguh?!
7.
Disunnahkan bagi seorang muslim untuk menyibukkan diri dengan sholat,
dzikir dan membaca al-Qur’an sampai imam keluar. Hadits Salman dan Abu
Ayyub sebelumnya sebagai dalil atas hal ini.
8. Wajib diam ketika khutbah dan berkonsentrasi dengan apa yang diuraikan di dalam khutbah. Dari Abu Hurairoh Radhiyallahu ’anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda :
إذا قلت لصاحبك : أنصت يوم الجمعة والإمام يخطب فقد لغوت
”Apabila
engkau berkata kepada temanmu : ”diamlah” pada hari Jum’at sedangkan
imam tengah berkhutbah, maka telah engkau sia-siakan (Jum’atmu)” .
Ahmad menambahkan di dalam riwayatnya :
و من لغا فليس له في جمعته تلك شيء
”Barangsiapa yang (melakukan hal yang) sia-sia maka ia tidak akan mendapatkan pada Jum’atnya sesuatu apapun.”
Di dalam riwayat Abu Dawud :
و من لغا أو تخطى كانت له ظهرا
”Barangsiapa yang (melakukan perbuatan) sia-sia atau membuat-buat garis3 maka ia telah mengesampingkan (pahala).”
9. Disunnahkan membaca surat al-Kahfi pada hari Jum’at sebagaimana hadits Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu ’anhu beliau berkata : Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda :
من قرأ سورة الكهف يوم الحمعة أضاء له من النور ما بين الجمعتين
”Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada hari Jum’at, maka Alloh terangi ia dengan cahaya diantara dua jum’at.”
.
10.
Tidak diperbolehkan melakukan safar pada hari Jum’at bagi orang yang
diwajibkan sholat Jum’at sebelum menunaikannya setelah masuk waktunya. .
11.
Dibenci (dimakruhkan) berpuasa pada hari Jum’at secara bersendirian dan
sholat pada malamnya, sebagaimana hadits Abu Hurairoh Radhiyallahu ’anhu dari Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam, beliau bersabda :
لا تخصوا ليلة الجمعة بقيام و لا تخصوا يوم الجمعة بصيام من بين الأيام إلا أن يكون في صوم يصومه أحدكم
”Janganlah
kalian mengkhususkan malam Jum’at dengan sholat dan jangan pula
mengkhususkan hari Jum’at dengan puasa daripada hari-hari lainnya,
kecuali puasa yang biasa kalian laksanakan.”
.
12.
Wajib bagi yang berkeinginan untuk berpuasa pada hari Jum’at untuk
menyertainya dengan puasa sehari sebelum atau setelahnya, sebagaimana
hadits Abu Hurairoh Radhiyallahu ’anhu dari Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam, bahwasanya beliau bersabda :
لا يصومنّ أحدكم يوم الجمعة إلا أن يصوم يوما قبله أو يوما بعده
”Janganlah salah seorang dari kalian berpuasa pada hari Jum’at kecuali disertai dengan puasa sehari sebelumnya atau setelahnya.” .
13. Adapun sunnah pada hari Jum’at, maka telah datang hadits (yang menerangkan) bahwasanya Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam melakukan sholat dua roka’at setelah Jum’at (Muttafaq ’alayhi), dan datang pula sebuah hadits bahwasanya Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam memerintahkan bagi orang yang hendak sholat setelah jum’at untuk sholat sebanyak empat raka’at. (HR Muslim).
Ishaq berkata : ”Apabila
beliau sholat di dalam masjid pada hari Jum’at maka beliau sholat empat
raka’at, dan apabila sholat di rumah maka beliau sholat dua roka’at.”
Abu Bakr al-Atsram berkata : ”Kesemua hal ini boleh dilakukan.” .
14.
Apabila seorang muslim masuk ke dalam Masjid pada hari Jum’at dan imam
sedang berkhutbah, hendaklah ia sholat dua raka’at yang ringan sebelum
duduk, sebagaimana hadits Jabir bin ’Abdillah Radhiyallahu ’anhu beliau berkata : ”Sulaik al-Ghothfani datang (ke Masjid) pada hari Jum’at dan Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam tengah berkhutbah saat itu lalu ia langsung duduk. Maka Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda :
إذا جاء أحدكم يوم الجمعة والإمام يخطب فليصل ركعبين ثم ليجلس
”Apabila salah seorang dari kalian masuk (ke Masjid) dan Imam tengah berkhutbah, maka sholatlah dua raka’at lalu duduklah.”
.
15.
Disunnahkan bagi imam untuk membaca pada sholat jum’at dua surat :
yaitu al-Jum’ah dan al-Munafiqun, atau al-’A’laa dan al’Ghoosyiah,
karena Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam membacanya.
.


Catatan kaki :
1. Lihat QS az-Zumar : 68, pent
2. Dengan memisahkan duduk atau menempati duduk seseorang atau melewati pundak-pundak jama’ah yang duduk, pent.
3.
Maksudnya membuat-buat garis di lantai masjid ketika khutbah, atau
perbuatan serupa seperti bermain-main baju, memijat-mijat tangan supaya
bunyi, atau lainnya yang menunjukkan sikap tidak konsentrasi dengan
khutbah, pent..
Tanda: islami, hukum

Selasa, 11 Januari 2011

*
Ya Allah Jika Kau Halalkan Aku Merindui Kekasihmu Jangan Biarkan Aku Melampaui Batas Sehingga Melupakan Aku Pada Cinta Hakiki Dan Rindu Abadi Hanya Kepadamu
*
Cari Pendamping Hidup Yang Setia Dalam Menjalani Hubungan Pernikahan Sampai Ajal Menemui Kita Dan Mendambakan Seseorang Yang Mau Menerima Hidup Aku Apa Adanya

*
ingin menjadi orang yang bisa berteman dengan siapa pun, dimana pun, dengan keadaan apa pun dan bisa dijadikan orang yang yang menyenangkan wat rang laen
*
♥ bobboo ,♥makaan,♥bobboo lagggii ,♥ (onlendh), ♥ nongkrong, ♥ nontond, ♥ sms'aaann, ♥ in the hooy, ♥ tiduurr, ♥ tebarr pesonaa :D .♥
*
Apabila Allah memanggilku ambilah aku dalam keadaan Khusnul Khotimah (baik di akhir) dan sempatkanlah aku mengucapkan kalimat "LA ILAHA ILLALLAH"
*
*Bahwa bukan keindahan fisik yang utama, tp akhlak dan perilakunya. Bukan pula kecantikan wajah yang melenakan, namun ketawadhu’an yang memikat jiwa. Betapa semua itu akan menjadi aura yang terpancar dan menjadikan sosok wanita shalihah seperti mutiara*
*
Ya Allah....Jdiknlah cintaku kpdMU sbg s'suatu yg plng aku sukai... Dan rsa takutku pdMU sbg suatu rsa yg plng dlm.... Putusknlah sgla k'tergantungn dunia dri ku.... Dan gantilah dg rsa rindu utk brjumpa dgMU.... Bila Engkau mmberikn pd ahli dunia kesejuk

*
Aku memang bukan MANUSIA SEMPURNA yang bisa menahan rasa PERIH , NO body perfect . Walau semua bisa JADI APA YANG KU INGINKAN . Tapi TERBANG BERSAMAMU untuk menggapai BINTANG di langit , hanya seutas mimpi belaka . Because your love just TO NESSA . Ku moh
*
Sehari Hari Selalu Berusaha Meningkatkan Iman Dan Memperbaiki Setiap Amalan Berjuang Melewati Masa Hidup Didunia Dengan Mempertahankan Iman Hingga Akhir Hayat Tetap Ada Iman Didalam Hati Ini Dan Mati Dapat Mengucapkan Laa Ilaha Ilallah
*
pengen buat orang tua menangis bahagia karena aku dan pengen buktiin ke mereka kalau aku bisa jadi apa yang mereka pinta...
*
Jika Aku Jatuh Hati Jagalah Hatiku Padanya Agar Tidak Berpaling Daripada Hatimu
Kutipan Favorit
╓─╡╓─╖╓─╖╥░╥╥░╥╓╥╖
╚═╗║═╝║░║╚═╣║░║║░║
╞═╝╚═╡╨░╨╞═╝╚═╝╨░╨
╥░╥░╥░╥
║░╠╡║░║
...╨░╚═╚═╝
╥░╥░░╓─╖░░╥╓─╖╥░░
║░╠═╗╔═╣╔═╣╔═╣╠═╗
╨░╚═╝╚═╝╚═╝╚═╝╨░╨
╔════════════════════╗
║╔═══╗╔═══╗╔═══╗╔╗═══║
║║╔══╝║╔═╗║║╔═╗║║║═══║
║║║═══║║═║║║║═║║║║═══║
║║╚══╗║╚═╝║║╚═╝║║╚══╗║
║╚═══╝╚═══╝╚═══╝╚═══╝║
╚════════════════════╝
_________♥♥♥_____♥♥♥_________ _______♥_____♥_♥_____♥_______ _______♥______♥______♥_______ ________♥___ mom____♥________ __________♥_______♥__________ ____________♥___♥____________ _____________♥ ♥_____________ ___

BEFORE COVID-19 MEWABAH DUNIA

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh... Hai,,, Salam Sehat Sejahtera selalu... semenjak pandemi melanda dunia, termas...